600 Ribu Panel Surya Bertebar Di Kota Hijau Dubai

 

indosuryadaya.com - DUBAI – Tidak hanya gencar dalam mengembangkan proyek-proyek pencakar langitnya (skyscraper), salah satu negeri kaya yaitu Dubai juga sedang membangun kota-kota berkelanjutan hijau. Pada Saat ini proyek kota hijau tersebut di Dubai sudah memasuki dalam fase kedua.

Salah satu Biro arsitek yang berasal dari Inggris, yaitu Baharash Architecture didaulat untuk dapat merancang fase kedua kota berkelanjutan itu. Pada Fase yang pertama merupakan komunitas atau sekumpulan tempat untuk tinggal yang menerapkan pada prinsip-prinsip yang ramah lingkungan. Sementara pada fase kedua ini terdiri dari sebuah zona mixed-use, Institut Teknologi Ekologis, museum, masjid, planetarium, country club, sekolah hijau, sebuah eco-resort dan juga arena untuk pacuan kuda.

Seperti yang dilansir dari Inhabitat, Pada hari Senin 17 Juni 2013, master plan kota tersebut luas mencapai hingga 46 hektare (ha) yang nantinya akan memproduksi hingga 50% energi untuk sendiri. Energi yang dihasilkan tersebut diperoleh dari panel surya yang nantinya akan dipasangkan pada setiap rumah yang ada.

Pembangunan kota berkelanjutan di Dubai ini direncanakan akan mengalami lebih dari empat tahap. Menurut informasi dari Diamond Developers selaku pengembang proyek tersebut bahwa gelombang pertama terdiri dari 100 villa dan juga townhouse yang rencana akan diserah terimakan pada Tahun 2014 akhir, sementara untuk fase terakhirnya direncanakan akan selesai pada Tahun 2016. (net/gambar-desain-rumah)

2014, Seratus Pulau Terpencil Bakal Dialiri Listrik Tenaga Surya

indosuryadaya.com - Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan akan mengembangkan 100 pulau kecil di Indonesia dalam 5 tahun ke depan. Pembangunan dari 2014 hingga 2019 ini akan terfokus pada pariwisata dengan membangun resort atau cottage.

Dirjen KP3K Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sudirman Saad mengatakan untuk menunjang minat investor pihaknya akan terlebih dahulu membangun infrastruktur dasar seperti jalan, listrik dan lain sebagainya.

"Pulau kecil nanti jadi tempat wisatawan. Kita akan bangun jalan lingkar pulau kecil dengan teknologi dan tidak merusak ekosistem pulau kecil," kata Sudirman di Hotel Pullman, Central Park, Jakarta.

Selain itu, infrastruktur lain yang akan dibangun adalah listrik. Pemenuhan kebutuhan listrik akan dilakukan dengan pembangkit listrik tenaga surya. Dengan adanya fasilitas ini, Sudirman berharap akan mengundang minat investor untuk investasi.

"Investor masuk tinggal bangun cottage atau villa. Yang akan kita kembangkan wisata bahari konservasi terumbu karang," katanya.

Sudirman percaya dengan cara seperti ini juga akan meningkatkan minat pariwisata di Indonesia. "Selain itu kita juga bangun satu septic tank dan dibuat seperti taman yang kemudian diolah. Listrik tenaga surya bangun infrastruktur dan air," tutupnya.(net/merdeka)

Page 5 of 7

Joomla templates by Joomlashine