Jepang Segera Bangun Panel Surya Raksasa di Bulan

indosuryadaya.com - Jepang - Ini bisa jadi ide paling berani sepanjang masa! Bayangkan, para insinyur Jepang mengungkapkan telah merencanakan pembangunan sebuah sabuk panel surya (Luna Ring) raksasa di Bulan!

Seperti dilansir The Independent (Inggris), Shimizu, perusahaan konstruksi sipil ini bakal membangun panel surya raksasa dengan ukuran 6.800 mil x 12 mil ( 10.940.000 km x 19,31 km) di permukaan Bulan dengan menggunakan robot yang dikendalikan oleh tim astronot. Luna Ring itupun akan bisa menghasilkan listrik dengan tenaga potensial sebanyak 13.000 terawatt.

Pihak Shimizu memaparkan, ide menggunakan bulan sebagai sumber pembangkit listrik berangkat dari resiko yang dikandung oleh pembangkit-pembangkit listrik yang ada saat ini. Hampir kesemuanya menimbulkan polusi yang justru akan merugikan umat manusia dan Bumi.

"Sebagai khatulistiwa, bulan ini terkena jumlah konstan sinar matahari hampir tak habis-habisnya, energi surya nonpolluting adalah sumber utama energi hijau yang membawa kesejahteraan bagi alam serta kehidupan kita. Dengan mengumpulkan energi dari cahaya matahari dan mengirimkannya kembali ke fasilitas konversi mengambang di lautan kita di bumi dalam bentuk gelombang mikro dan laser di mana ia kemudian akan berubah menjadi listrik untuk kita menikmati," kata Shimizu sembari menyebut, dalam perhitungannya, metode itu bisa menghasilkan energi sebanyak reaktor nuklir.

Namun, rencana besar kerap dibarengi dengan permasalahan yang juga besar. Nada pesimis pun muncul dari para ilmuwan lain. Salah satu profesor di University of Liverpool mengatakan. Proyek Luna Ring adalah proyek mustahil. "Membangun Luna Ring di angkasa bukanlah ide yang murah. Mereka (Shimizu, red) mungkin tidak akan pernah memulihkan energi dari matahari ketika mereka sendiri tak memiliki investasi yang berlebih," tuturnya.

Namun sanggahan para ahli itu belum membuat Shimizu kecil hati. Mereka pun sudah menyusun perangkat demo yang akan diluncurkan ke Bulan pada tahun 2020. Dan akan segera mulai pembangunan pada 2035. Meski belum juga diketahui berapa biaya proyek ini, namun itu gagasan yang luar biasa. (net/newscom)

Manado Gelontor 26 Miliar Untuk Kembangkan Listrik Tenaga Surya

indosuryadaya.com - SULUT - Dinas Tata Kota Manado, Sulawesi Utara anggarkan dana sebesar Rp26 miliar untuk pengembangan listrik tenaga surya di Manado pada akhir 2013. Disampaikan Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan, dana tersebut akan digunakan untuk membiayai penggunaan listrik tenaga surya pada sekitar 700 titik lampu jalan di seluruh kota.

"Penggunaan tenaga surya diharapkan bisa menjadi jalan keluar bagi masalah pemadaman listrik bergilir yang masih dilakukan oleh PLN dengan alasan keterbatasan daya sekarang," tuturnya.

Harley menyebut, dengan listrik tenaga surya, Dinas Tata Kota sementara baru akan menggunakannya untuk lampu-lampu jalan. Hal itu menyikapi banyaknya keluhan yang disampaikan masyarakat.

“Semoga dengan penggunaan listrik tenaga surya ini, kedepan PT PLN akan punya solusi yang lebih baik untuk menggunakan listrik tenaga surya juga hingga warga Manado mendapatkan penerangan jalan yang layak,” katanya.

Bukan hanya untuk kawasan tertentu saja, lanjutnya, tetapi juga untuk semua pelanggan PLN terutama di rumah-rumah penduduk dan kantor pemerintah yang selama ini selalu mengalami kerugian karena pemadaman listrik bergilir.

Ia menambahkan penggunaan listrik tenaga surya tersebut adalah salah satu upaya pemerintah Manado mendukung gerakan penghematan serta menjaga lingkungan.

Kedepan ia mengatakan pemerintah bersedia membantu PLN untuk mensosialisasikan penggunaan listrik dengan solar cell tersebut sehingga lebih dipahami masyarakat sehingga akan mendapatkan dukungan dari warga masyarakat.
September lalu pemerintah sudah mencanangkan penggunaan listrik tenaga surya pada lampu-lampu jalan yang ada di Manado, yang diharapkan seluruhnya selesai sebelum akhir tahun. (net/beritadaerah)

Page 6 of 7

Joomla templates by Joomlashine